Mengenal Penyakit Penyebab Kematian Ke-2 Terbesar : KANKER

Belakangan ini kita sering mendengar orang yang menderita penyakit yang satu ini, Kanker.

Baru saja mendengar seorang teman baik-baik saja tetapi ternyata selang 2 atau 3 bulan kemudian terdengar kabar bahwa beliau terdiagnosa kanker stadium lanjut dan harus dilakukan berbagai macam perawatan. Alhasil 1 atau 2 tahun kemudian terdengar kabar bahwa beliau sudah dipanggil Tuhan.

Beberapa kejadian dari sejak sakit sampai meninggalnya bahkan termasuk dalam waktu yang sangat singkat. Begitu mematikankah penyakit yang satu ini?

Berikut menurut Wikipedia penjelasan tentang Kanker.

Kanker adalah penyakit yang disebabkan oleh ketidakteraturan perjalanan hormon yang mengakibatkan tumbuhnya daging pada jaringan tubuh yang normal atau sering dikenal sebagai tumor ganas[1]. Selain itu gejala ini juga dikenal sebagai neoplasma ganas dan seringkali ditandai dengan kelainan siklus sel khas yang menimbulkan kemampuan sel untuk:

Tiga karakter ganas inilah yang membedakan kanker dari tumor jinak. Sebagian besar kanker membentuk tumor, tetapi beberapa tidak, seperti leukemia. Cabang ilmu kedokteran yang berhubungan dengan studi, diagnosis, perawatan, dan pencegahan kanker disebut onkologi.

Dari begitu banyak macam sel tumor, Yayasan Kanker Indonesia membagi  penyakit kronis ini menjadi lima kategori utama, yaitu:

  • Karsinoma adalah jenis tumor ganas yang dimulai pada sel-sel pembentuk kulit atau jaringan yang melapisi organ, seperti hati atau ginjal.
  • Sarkoma adalah tumor ganas yang awalnya tumbuh di jaringan ikat (sel penghubung antar jaringan). Tumor ganas ini paling umum berkembang di tulang, otot, saraf, lemak, pembuluh darah lengan dan kaki, atau jaringan penghubung lainnya dalam tubuh.
  • Leukemia adalah tumor ganas yang bermula di sel punca darah dan jaringan pembentuk darah lainnya, sumsum tulang. Leukimia sering disebut sebagai kanker darah.
  • Limfoma dan myeloma adalah tumor ganas yang dimulai di sel-sel pembangun sistem kekebalan tubuh, yaitu sel B dan sel T.
  • Tumor otak adalah tumor ganas yang munculnya dimulai dari jaringan otak, tapi juga bisa berasal dari sumsum tulang belakang. Keduanya merupakan lokasi sistem saraf manusia, yang terdiri dari saraf pusat dan saraf tepi.

Fakta kanker di Indonesia

Laporan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018 menyebutkan kasus baru kanker di Indonesia mengalami peningkatan dalam lima tahun terakhir. Dari 1,4 per 1000 penduduk pada tahun 2013 terus naik hingga mencapai 1,79 per 1000 penduduk pada akhir tahun 2018.

Fakta ini menempatkan Indonesia pada peringkat ke-8 sebagai negara dengan kasus kanker terbanyak se-Asia Tenggara. Riskesdas juga mencatat jumlah kasus tertinggi di Indonesia dimiliki oleh provinsi DI Yogyakarta, Sumatera Barat, dan disusul Gorontalo.

Dapatkah dicegah?

Kanker paling umum disebabkan oleh mutasi genetik yang diwariskan dalam keluarga. Jika Anda memiliki anggota keluarga (orangtua, kakak, adik, atau kakek-nenek) yang pernah mengalami kanker, maka risiko Anda akan lebih tinggi terkena penyakit ganas ini.

Namun secara keseluruhan, faktor genetik hanya bertanggung jawab untuk sekitar 5-10% dari total kasus kanker di dunia. Faktor luar tubuh, seperti gaya hidup buruk dan paparan terhadap karsinogen memiliki andil yang lebih besar untuk menyebabkan pertumbuhan sel tumor ganas.

Itu kenapa sebagian besar dari risikonya bisa diturunkan atau bahkan dicegah sama sekali. WHO menyatakan sekitar 43% kasusnya dapat dicegah sejak dini dengan cara yang tepat.

Mengubah pola hidup menjadi lebih sehat dengan makan makanan sehat, rutin olahraga, menjaga berat badan, dan rutin cek kesehatan adalah beberapa cara pencegahan yang sudah terbukti ampuh.

Selain makan sehat dan olahraga, kunci utama dari mencegah tumor ganas tertentu adalah dengan vaksin. Vaksin memberikan Anda perlindungan dari infeksi virus berbahaya yang dapat menyebabkan kanker. Untuk menurunkan risiko, para ahli kesehatan menyarankan setiap pria dan wanita untuk mendapatkan vaksin hepatitis B dan vaksin HPV.

Kedua vaksin ini sangat dianjurkan didapat oleh orang-orang dewasa yang aktif berhubungan seksual. Vaksin HPV juga sangat dianjurkan untuk anak perempuan dan laki-laki yang sudah berusia 11 dan 12 ke atas.

*sumber : Wikipedia dan hellosehat

Categories: Asuransi

0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error:
WhatsApp chat